Indonesia terus berbenah untuk menjadi kekuatan digital global. Hal ini dibuktikan dengan komitmen pemerintah untuk membangun infrastruktur digital yang mana dimaksud tambahan tinggi merata dan juga juga menggalakkan kepemimpinan digital.
Dalam acara China-Indonesia Executive Tech Summit: 4th Global Internet CEO Conference di area area Jakarta Pusat, Kamis (19/10), Menteri Komunikasi lalu Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, menyatakan Indonesia berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan pertumbuhan habitat digital melalui berbagai inisiatif.
“Saat ini, Pemerintah Indonesia terus meningkatkan kualitas layanan internet serta perluasan cakupan dengan membangun beragam infrastruktur di dalam area hulu, tengah juga hilir,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/10).
Dari sisi infrastruktur TIK hulu, Kementerian Komunikasi lalu Informatika (kominfo) sudah pernah menggelar jaringan tulang punggung serat optik pada darat juga bawah laut. Selain itu, pemerintah juga sudah meluncurkan SATRIA-1, sebuah satelit komunikasi berkapasitas 150 Gbps.
Dari sisi infrastruktur TIK tengah, pemerintah terus memeratakan proyek Base Transceiver Station (BTS) pada last mile, termasuk dalam wilayah terdepan, terluar, kemudian tertinggal. Dari sisi infrastruktur TIK hilir, Kominfo juga mengembangkan infrastruktur digital Data Center.
Selain membangun infrastruktur digital, pemerintah juga memacu kolaborasi kemudian penerapan kepemimpinan digital. Kolaborasi lintas fungsi serta berbagai mode operasi perlu didorong untuk memperkuat lingkungan digital.
“Kepemimpinan digital menekankan pada aspek fleksibilitas dalam memperluas peran pada tempat luar ekosistem, kolaborasi antar seluruh elemen, dan juga juga transformasional untuk mengatasi tantangan di area area era digital,” ujar Budi.
Dia menambahkan, pemerintah juga akan mengembangkan kepemimpinan digital pada tingkat C-Level. Hal ini penting untuk memperkuat industri TIK Indonesia.
Dengan berbagai upaya yang dimaksud diimplementasikan pemerintah, Indonesia diharapkan dapat menjadi kekuatan digital global pada masa depan.




